Rabu, 09 Mei 2018

Pada Sebuah Tinta Seni

Sajak Tangan Jail  dan Air Tawar
Oleh Ari Kurnia Oktavian

Aroma busuk melingkupi hidup.
Sempitkan paru-paru.
Tinggalkan bisu.
Arus sebarkan cemar.
Lalat terbang riang.
Hinggapi ikan-ikan yg terkapar.

Gemercik hitam menampar pemukiman.
Atap terkubur ditelan lumpur
Hujan semalam
Buahkan lautan.
Balon-balon mengapung, antarkan pembasmi lapar.

Berjerit hati mengasakan musibah surut.
Ditengah-tengah negara yg sedang carut marut.

Di sini Masih Di Hati

Hanya saja aku masih mengusahakannya. Berusaha menyelematkan perasaanku sendiri. Setelah remuk redam dihantam perasaan. Entah berapa lama ak...

Belum Ada Judul