Kamis, 31 Mei 2018

Pada Sebuah Tinta Seni

RINDU PADA KICAUAN PAGI
Oleh Ari Kurnia Oktavian

Kicauan pagi yang ku rindu
kicauan merdumu membuatku terbang dalam indahnya kehidupan
yang membuaku lupa pada hari siang.

Wahai kicauan pagi yang selalu ku nikmati
kini siang sudah kutemui
namun kini, engkau sulit kutemui
saat ku coba bertanya pada embun
hanya sunyi yang menjawab
hingga ku bertanya pada daun yang basah
namun, hanya kekesalan yang ku temui
dan udarapun menyampaikan pesan dari kicauan pagi itu.

Wahai kicauan pagi yang ku rindukan
engkau bersembunyi namun bersuara
mengapa engkau tak pergi bersama dengan siangku
ingin kupeluk engkau dengan rasa rinduku akan hari pagi itu
namun jiwa mengingatkanku, bahwa aku tak lagi bersama dengan hari pagi itu
karena aku telah berada pada hari siang.
hari yang menuntun ku menuju ke hari sore
hingga aku kembali pada hari malamku.

Di sini Masih Di Hati

Hanya saja aku masih mengusahakannya. Berusaha menyelematkan perasaanku sendiri. Setelah remuk redam dihantam perasaan. Entah berapa lama ak...

Belum Ada Judul