Rabu, 20 September 2017

Sebab Kau (bukan) Kekasihku
kau yang sempat menjadi asumsiku,
kerap kumenelan rindu yang tak layak terucap dan melebur dalam satu dekap.
Seringkali aku ingin kembali tanpa rasa,
tapi arahku terperangkap,
tersesat dilingkaranmu, bahkan mata angin pun menolak ku kembali.
Aku hanyalah sebagai racun di antara madu yang tersuguhkan sesaat
dan menjadi selintas bayangan semu yang tersesat di hatimu ~
Dosakah bila aku menyukaimu?
Sebab kau telah mempunyai seseorang yang selalu
setia menantikanmu dengan pantas
Oleh : Ari Kurnia Oktavian.
https://blogarikurniaoktavian.blogspot.com

Di sini Masih Di Hati

Hanya saja aku masih mengusahakannya. Berusaha menyelematkan perasaanku sendiri. Setelah remuk redam dihantam perasaan. Entah berapa lama ak...

Belum Ada Judul