Selasa, 24 April 2018

Pada Sebuah Tinta Seni

Permintaan Maafku
Penulis : Ari Kurnia Oktavian

Saat aku melukaimu
Menyakiti persaanmu
Mugkin tak ada yang tau
Hatimu menangis karena aku

Aku tak pernah tau
Dibalik senyuman manismu
Ada amarah dan tangis padaku

Maaf..
Mungkin sulit untuk kau terima
Rasanya sakit didada
Untuk menerima maaf dariku

Teman…
Jangan kau simpan dendam
Maaf lebih baik dari segalanya
Jadi terimalah maafku

Walau..mungkin bagimu
Tak semudah yang dibayangkan

Coba dengar aku
Dengar kataku
Biarkan aku menjadi sesuatu
Yang berarti dalam hidupmu

Pada Sebuah Tinta Seni

Sebuah Cerita
Penulis : Ari Kurnia Oktavian

Sulit bernafas dalam duka
Sukar membagi saat suka
Tak bisa melihat dalam kesengsaraan
Tak mau berjalan ketika semuanya menjadi berat
Apakah ini waktunya menerima kenyataan pahit?
Apakah tak ada harapan yang menentang ini di benakmu?
Bukan saatnya mundur waktu berjalan
Bukan saatnya menyerah dalam penderitaan
Ini saatnya mengubah cerita menjadi kebahagiaan nyata
Caranya...
Terimalah kedamaian dalam hatimu dan yakini harapanmu

Jumat, 20 April 2018

Puisi Untuk Ibu Kita Kartini

Semangatmu Kartini
Penulis: arikurniaoktavian

Habis gelap terbitlah terang
hal itulah yang ada di benakmu
dimana tidak ada pembatas
antara kita dan mereka

ingin kau hapuskan pembatas itu
ingin kau tunjukan pada meraka
bahwa tiada yang beda antara
kau kami dan mereka

kau korbankan jiwa ragamu
hidup matimu hanya untuk itu
kau percaya semangat
bahwa kami bisa yang mereka lakukan

usaha semangatmu tak pernah padam
walau banyak caci maki menghadang
kau ingin hapuskan dinding perbedaan
untuk selama-lamanya

hingga pada akhirnya kami pun
memetik hasil jerih payahmu

kartini kau tunjukan kau bisa
Kartini kau inspirasi kami
kartini kau inspirasi wanita negri ini
kartini kau ibu bagi kami

terima kasih atas jasa-jasamu
jasa-jasa yang telah menuntun kami
menjadi orang yang pantang menyerah
menjadi orang yang tak putus asa

terima kasih kartini
doa kami selalu bersamamu

-Selamat Hari Kartini- 


Oleh : Ari Kurnia Oktavian
http://blogarikurniaoktavian.blogspot.co.id

Di sini Masih Di Hati

Hanya saja aku masih mengusahakannya. Berusaha menyelematkan perasaanku sendiri. Setelah remuk redam dihantam perasaan. Entah berapa lama ak...

Belum Ada Judul